Sosialisasi Wawasan Kebangsaan

Diskominfo – Madina. Bupati Mandailing Natal Drs. H. Dahlan Hasan Nasution di wakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal Gozali, SH, MM hadiri Pembukaan Sosialisasi Wawasan Kebangsaan Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2019 di Aula D’San Hotel Dalan Lidang, Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal. Kamis, 14/11/2019.

Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini turut dihadiri Kepala Badan Kesbangpol Mandailing Natal, Pengurus Pusat Pendidikan Wawasan Kebangsaan Kabupaten Mandailing Natal Tahun 2019-2024, Narasumber dan Peserta Sosialisasi Wawasan Kebangsaan.

Wawasan kebangsaan ini sangat Penting bagi kita karena merupakan bentuk Pengokohan Eksistensi sebagai Bangsa yang kuat, bersatu dan berdaya saing, serta terjaganya sejarah dan kecintaan terhadap tanah air.

Sosialisasi wawasan kebangsaan ini dilatarbelakangi kondisi Negara karena Fenomena bahwa kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia secara alamiah mengalami suatu pergeseran atau perubahan yang signifikan dari semua sendi kehidupan.

Heterogenitas dan keragaman bangsa merupakan suatu keniscayaan yang diciptakan tuhan yang maha esa. Akan tetapi ketidakmampuan untuk mengelola serta pengaruh berkelanjutan politik kolonial Devide Et Impera (Pecah belah dan Kuasai) telah mengakibatkan terjadinya berbagai gejolak/konflik yang membahayakan Persatuan dan Kesatuan Bangsa.

Tercabutnya nilai-nilai religius dari akar budaya bangsa, sehingga orang ingin serba instan, tidak sabar, pragmatis, materialistis, individualis sampai pada tingkat krisis kemanusiaan yang berbahaya.

Berkembangnya sikap primordialisme sempit, kesukuan, kedaerahan dan diskriminasi berlatar belakang suku, agama, ras dan antar golongan (sara).

Latar belakang Sosialisasi Wawasan Kebangsaan ini diselenggarakan bertujuan untuk :
Memberikan pemahaman kepada seluruh komponen bangsa dan masyarakat Kabupaten Mandailing Natal khususnya, bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia memiliki ciri khas kebhinekaan ras, suku, budaya dan agama. Kita bertekad untuk menjadi satu bangsa, satu tanah air, dengan satu bahasa indonesia.

Tim Redaksi