PERENCANAAN PELAKSANAAN REHABILITASI PASCA BENCANA DI KABUPATEN MANDAILING NATAL

Kepala BNPB, Doni Monardo, Bupati Mandailing Natal, Drs. H.Dahlan Hasan Nasution. Rabu (31/7/2019)

Diskominfo – Madina.  Terjadinya bencana yang di Desa Rumbio, Panyabungan Timur, STAIN, Desa Ulu Pungkut dan beberapa daerah lainnya diwilayah Mandailing Natal pada bulan Oktober 2018 yang lalu yang terkena dampak bencana untuk menerima kenyataan bahwa hidup berdampingan dengan bencana. Dalam menangani sebuah bencana bukan saja terletak pada ketersediaan dasar hukum atau peraturan pemerintah yang terkait dengan kebencanaan, tetapi proses implementasi sebuah kebijakan yang terjadi di lapangan.

Implementasi penanggulangan rehabilitasi pasca bencana harus dikaitkan dengan tahapan perencanaan prabencana, tanggap darurat dan tahapan rekonstruksi. Hubungan dan koordinasi antar tahapan ini sangat menentukan efektivitas dan efesiensi penanggulangan bencana. Sinkronisasi dan koordinasi semestinya merupakan kata kunci penanggulangan bencana yang harus dilaksanakan oleh publik.

Menurut Peraturan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Nomor 11 Tahun 2008 :

Rehabilitasi adalah perbaikan dan pemulihan semua aspek pelayanan publik atau masyarakat sampai tingkat yang memadai pada wilayah pasca bencana dengan sasaran utama untuk normalisasi atau berjalannya secara wajar semua aspek pemerintahan dan kehidupan masyarakat pada wilayah pasca bencana.

Rehabilitasi dilakukan melalui kegiatan:

(a) Perbaikan lingkungan daerah bencana

(b) Perbaikan prasarana dan sarana umum

(c) Pemberian bantuan perbaikan rumah masyarakat

(d) Pemulihan sosial psikologis

(e) Pelayanan kesehatan

(f) Rekonsiliasi dan resolusi konflik

(g) Pemulihan sosial ekonomi budaya

(h) Pemulihan keamanan dan ketertiban

(i) Pemulihan fungsi pemerintahan

(j) Pemulihan fungsi pelayanan publik

Kegiatan rehabilitasi harus memperhatikan pengaturan mengenai standar konstruksi bangunan, kondisi sosial, adat istiadat, budaya dan ekonomi.

Bupati Mandailing Natal, Drs. H.Dahlan Hasan Nasution koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Rabu (31/7/2019). Dalam koordinasi dengan kepala BNPB, Doni Monardo ini turut juga dihadiri Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mandailing Natal, Syahruddin Lubis. ST dan Aswin Parinduri. Dalam waktu dekat BNPB akan turun langsung survei lapangan pasca bencana yang ada di Kabupaten Mandailing Natal.

Perencanaan pelaksanaan rehabilitasi  pasca bencana yaitu perbaikan infrastruktur tersebut nantinya dilaksanakan dibeberapa wilayah yang ada di Mandailing Natal yang diantaranya adalah tanggul Desa Rumbio, Panyabungan Timur, STAIN, Desa Ulu Pungkut dan beberapa daerah lainnya diwilayah Mandailing Natal yang terkena dampak bencana tersebut.

 

Tim Redaksi