Berita Nasional

Usut Tuntas Masalah Sampul Al Quran Dijadikan Terompet

Menag Minta Usut Tuntas Masalah Sampul Al Quran Dijadikan TerompetJakarta (Pinmas) — Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta  supaya aparat kepolisian Kabupaten Kendal Jawa Tengah mengusut tuntas masalah sampul Al Quran yang dijadikan terompet tahun baru.

Bersama aparat kepolisian setempat, tim Kementerian Agama sedang mendalami permasalahan ini di lapangan. Tim tersebut dijadwalkan pekan ini (Kamis, 31/12) akan memberikan keterangan sebagai saksi ahli oleh aparat kepolisian yang mengusut kasus ini.  “Mudah-mudahan masalah ini bisa segera dituntaskan. Pihak-pihak yang bertanggung jawab harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,” tegas Menag Lukman Hakim Saifuddin, di Jakarta, Selasa (29/12).

Menag menyesalkan peristiwa seperti ini bisa terjadi. Menurutnya, menjadikan sampul Al Quran sebagai bahan terompet adalah perbuatan yang tidak patut. Sisa bahan dari proses pencetakan Al-Quran seharusnya dihancurkan agar tidak digunakan untuk hal-hal lainnya.

“Pasal 5 Peraturan Menteri Agama (PMA) No 01 Tahun 1957 tentang Pengawasan terhadap Penerbitan dan Pemasukan Al Quran mengatur bahwa sisa dari bahan-bahan Al-Quran yang tidak dipergunakan lagi, hendaklah dimusnahkan untuk menjaga agar jangan disalahgunakan,” terang Menag.

Meski demikian, Menag berharap masyarakat tetap tenang dan menyerahkan penuntasan masalah ini pada koridor hukum. “Saya harap masyarakat tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan percayakan masalah ini kepada aparat hukum. Aparat Kementerian Agama di daerah sedang berkoordinasi secara intensif dengan aparat keamanan setempat agar masalah ini bisa segera diselesaikan sesuai aturan,” tambahnya.

Sebagaimana ramai diberitakan, sejumlah terompet untuk perayaan tahun baru 2016 berbahan cover Al Quran yang siap jual ditemukan di beberapa mini market Alfamart di Kendal dan Pekalongan Jawa Tengah. Selain itu, ditemukan juga sebanyak 2,3 ton kertas bekas sampul Al Quran yang digunakan sebagai bahan baku terompet.

Bahan baku dan alat kelengkapan produksi terompet berbahan sampul Al Quran itu kini disita oleh penyidik Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Jawa Tengah (Reskrimum Polda Jateng). (humas/mkd)

Sumber: kemenag.go.id

Artikel yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *