Berita Nasional

Sumut Akan Menjadi Tuan Rumah MTQ Nasional Tahun 2018

https://i1.wp.com/madina.go.id/wp-content/uploads/2016/08/Sumut-Tuan-Rumah-MTQ-Nasional-2018.jpg?resize=708%2C354
MEDAN – Gubernur NTB serahkan seperangkat Al Quran kepada Gubernur Sumut dari pemerintah pusat melalui Menteri Agama (Menag) menetapkan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Nasional (MTQN) ke-27 tahun 2018 mendatang, setelah MTQN ke-27 di NTB yang sedang berlangsung saat ini.

Gubernur Sumut, HT Erry Nuradi MSi melalui Staf Ahli Gubsu H Asren Nasution, didampingi Ketua Harian LPTQ Sumut, Prof H Mohd Hatta menjawab wartawan di Mataram Lombok, NTB, Kamis (4/8), mengemukakan secara resmi surat penetapan itu belum diterima pihaknya, namun berharap surat itu segera sampai.

“Secara resmi pemberitahuan tertulis belum kita terima, namun secara lisan dikabarkan Bapak Menteri Agama telah menandatangani penetapan Sumut tuan rumah 2018,” ujar Asren Nasution usai menerima titipan dari Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) TGH M Zainul Majdi untuk Gubsu HT Erry Nuradi.

Pada kesempatan ini, Gubernur NTB melalui Sekretaris Badan Perpustakaan dan Arisp Provinsi NTB H Adam, menyerahkan titipan untuk Gubsu berupa seperangkat Kitab Suci Al Quran dalam tas anyaman semacam rotan khas Lombok dan kain tenun khas NTB.

Titipan Gubernur NTB ini juga diserahkan kepada Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumut, Prof H Mohd Hatta disaksikan peserta Kafilah Sumut dan official diantaranya H Palit Muda Harahap, H Jaharuddin Batubara dan H Agus Thahir Nasution.

Sebelumnya seluruh Kafilah Sumut juga dijamu makan malam oleh Donatur LPTQ Sumut, H Maslin Batubara diwakili putranya H Ivan Iskandar Batubara di Kota Mataram sekaligus menyampaikan dukungan untuk membantu menyukseskan Sumut menjadi tuan rumah MTQN tahun 2018.

Ditambahkan Sumut menjadi tuan rumah tahun 2018 mendatang ini merupakan usulan Gubsu HT Erry Nuradi dan keinginan ummat Muslim Sumut yang sudah lama diidamkan setelah 46 tahun lalu yakni tahun 1971.

Proses penetapan ini telah melalui penilaian panjang dan objektif termasuk pencitraan positip yang ditunjukkan Kafilah MTQN ke-26 asal Sumut di Mataram sejak dibuka Presiden Joko Widodo pada 30 Juli dan akan ditutup Wakil Presiden 6 Agustus 2016.

Asren Nasution yang juga Ketua Umum PW IPQAH Sumatera Utara Wakil Ketua Harian LPTQ Sumut optimis dan yakin usulan Gubernur Sumatera Utara kepada Menteri Agama ini merupakan momentum peningkatan iman dan mempertebal kecintaan umat terhadap Al Quran.

“Meski secara resmi pemberitahun tertulis belum kita terima namun saya sangat yakin usulan Gubsu agar Sumut menjadi Tuan Rumah MTQ Nasional ke 27 tahun 2018 dikabulkan Menteri Agama dan kerinduan masyarakat Sumut setelah 46 tahun akan menjadi kenyataan,” ujarnya.

Dari beberapa kali diskusi dan lobby dengan stackholder dan aktivis Al Quran di tingkat nasional disimpulkan Sumut sangat berpotensi besar sukses menjadi tuan rumah. Sarana prasarana, infrastruktur, akomodasi dan SDM ahli Al Quran di sumut sangat menjanjikan.

Faktor yang paling utama katanya adalah kesungguhan dan keseriusan Gubernur Sumatera Utara Ir H Tengku Erry Nuradi beserta seluruh jajaran SKPD, bupati dan walikota serta para tokoh berbagai elemen manjadi kekuatan Sumut sebagai tuan rumah,.

“Kita pastikan bahwa Sumut sangat siap sebagai tuan rumah dan bapak Menteri Agama sudah sangat faham terhadap kesiapan Sumut sebagai tuan rumah,” ujar Asren Nasution.

Gubernur NTB mengapresiasi komitmen dan upaya Gubernur Sumut HT Erry Nuradi MSi yang mengajak semua pihak termasuk Kafilah Sumut berjuang agar Sumut mendapat kepercayaan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran tingkat Nasional (MTQN) ke-27 tahun 2018.

Dia mengisyaratkan Kafilah Sumut, baik official, pelatih, peserta dan lainnya kelihatan bersungguh-sungguh meraih prestasi sekaligus menjaga nama baik Sumut sehingga Sumut tampaknya benar-benar siap jadi tuan rumah MTQN ke-27, setelah 46 tahun yang lalu pernah menjadi tuan rumah.

Provinsi NTB sebelum tahun ini juga pernah menjadi tuan rumah yakni pada tahun 1973 atau sekira 43 tahun lalu di mana sebelumnya lagi yakni tahun 1971 tuan rumah adalah Sumut.(wol/rdn/data1)

Sumber: waspada.co.id

Artikel yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *