Berita Madina

Suasana Desa Sihepeng Mulai Kondusif Pasca Bentrok

Suasana Desa Sihepeng Mulai Kondusif Pasca BentrokPanyabungan – Suasana Desa Sihepeng di Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara, pasca bentrok dengan aparat Kepolisian dan Satpol PP siang ini 20 September 2016 sudah mulai kondusif. Warga sudah beraktifitas seperti biasa. Namun Polisi dan TNI masih berjaga-jaga di Perbatasan Mandailing Natal dengan Tapanuli Selatan. Selain di perbatasan, TNI dari Batalyon juga melakukan penjagaan di pasar Sihepeng.

Camat Siabu, Edy Sahlan kepada Start News mengaku, siang ini akan dilakukan pertemuan antara Muspida dengan tokoh masyarakat, serta 6 Kepala Desa di Sihepeng. Pertemuan ini nantinya akan diharapkan menghasilkan solusi terkait masalah persoalan yang mengarah ke SARA.

Edy Sahlan berharap kepada masyarakat Sihepeng agar lebih tenang dan jangan terpancing provokasi- provokasi yang mengarah pada ketidak kondusipan.

Bentrok yang terjadi dini hari tadi antara Desa Sihepeng dengan aparat polisi dan TNI, terjadi saat polisi dan TNI berupaya membubarkan warga Desa Sihepeng yang berkumpul di tengah jalan. Warga berkumpul ditengah jalan karena mendengar kabar bahwa Desa Pardomuan akan melakukan penyerangan terhadap masyarakat Sihepeng.

aparat-brimob-masih-berjaga-jaga-di-perbatasan-mandailing-natal-dan-tapanuli-selatanPersoalan Masyarakat Sihepeng dengan Masyarakat Pardomuan Aek Badak ini, dipicu adanya sebuah akun facebook milik warga Desa Pardomuan atas nama Toni Darius Sitorus. Isi status Facebook milik Toni Darius Sitorus terbut mengusik ketenangan ummat Islam, sehingga menimbulkan ketidak kondusipan antar Desa Sihepeng dengan Desa Pardomuan.

Namun Toni Darius Sitorus sendiri saat ini sudah diamankan di Polres Tapsel untuk di Proses.

Selain di Sihepeng, ternyata bentrok dini hari tadi juga terjadi di Desa Aek Badak Kecamatan Sayur Matinggi Tapanuli Selatan. Bentrok juga dipicu persoalan yang sama. Warga Aek Badak Julu menyerang rumah warga Pardomuan. Dikabarkan tiga rumah warga rusak akibat dilempari warga Aek Badak. Warga Aek Badak merasa terusik kenyamanannya akibat akun facebook milik warga Desa Pardomuan itu.

Sumber: startfmmadina.com

Artikel yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *