Informasi

Seni Budaya Mandailing Natal Membooming di Asian Games ke 18 Jakabaring Palembang

Diskominfo Madina- Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal sepertinya tiada henti-hentinya melakukan promosi terhadap kesenian Mandailing Natal ke kancah nasional maupun internasional.

Setelah sukses menggelar penampilan Gordang Sambilan Tortor, tari Salapan, tari Payung dan tari Barampek Asian Games ke-18 di Jakabaring Palembang pada tanggal 19 dan tanggal 20 Agustus 2018 yang lalu, kini Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal direncanakan akan kembali menampilkan Gordang Sambilan dikomplek perumahan atlet Kemayoran Jakarta Pusat pada tanggal 1 September 2018 yang akan datang.

Dalam penampilan kesenian Mandailing Natal yang dikomandoi oleh Bupati Mandailing Natal, Drs.H.Dahlan Hasan Nasution tersebut sangat mendapat antusias dari pengunjung yang hadir pada kesempatan itu termasuk para atlet dari negara-negara lain

Pagelaran kesenian Mandailing Natal dalam moment ini dinilai merupakan momen yang sangat penting dan istimewa karena ada 45 negara yang hadir dalam event Sea Games tersebut.

Sambutan meriah serta apresiasi dari Persatuan Keluarga Besar Sumatera Utara (Perkabsu) yang ada di Palembang. Pada kesempatan tersebut Persatuan keluarga besar Sumatera Utara itu meminta kepada Pemerintah Daerah melalui Bupati Madina, Drs.H.Dahlan Hasan Nasution agar kesenian Mandailing Natal itu kembali ditampilkan juga disekretariat mereka.

Dalam penampilannya kesenian Mandailing Natal itu mendapat antusias dari masyarakat Sumatera Utara yang ada di Palembang dan warga sekitar yang ikut menyaksikan pagelaran itu.

Bupati Mandailing, Drs.H.Dahlan Hasan Nasution menyampaikan, penampilan kesenian Mandailing Natal ini dilakukan atas permintaan dari Perkabsu Palembang dan warga sekitar.

Dalam kesempatan itu, Bupati Mandailing Natal, Drs.H.Dahlan Hasan Nasution juga mengajak kepada Persatuan keluarga besar Sumatera Utara (Perkabsu) yang ada di Palembang untuk mendirikan bangunan Sopo Godang sebagai tempat pagelaran budaya Mandailing dan kebudayaan daerah lain yang ada di Sumatera Utara.

Pada kesempatan itu warga sekitar yang ikut menyaksikan pagelaran tersebut juga diajari Manortor oleh pelatih yang sengaja dibawa dalam rombongan itu.

Selain itu, kepada warga Mandailing Natal yang ada diperantauan juga diharapkan agar berperan aktif dalam melestarikan budaya dan kesenian Mnadailing sehingga nantinya tidak tergerus zaman.

“Momen seperti ini diharapkan dapat menjadi pemersatu bangsa, masyarakat Sumut khususnya Tabagsel sehingga hubungan silaturrahmi ini dapat terjalin dengan baik,” harap Bupati.