Berita Madina

Program Kemendes: 4 Desa Direncanakan Jadi Kawasan Kopi Mandailing

Program Kemendes: 4 Desa Direncanakan Jadi Kawasan Kopi MandailingPanyabungan – Melalui program Kementrian Pedesaan RI, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mempersiapkan 4 desa di Kecamatan Ulu Pungkut menjadi kawasan pengembangan desa berbasis Kopi Arabika Mandailing Sumatra.

Rencana program tersebut merupakan kersajama lintas sektoral antara instansi terkait, masyarakat, kelompok petani, kementarian pedesaan dengan menggandeng ITB dalam hal konsultan perencanaan.

Hal itu disampaikan Kabid Perkebunan Madina Ahmad Yasir Lubis,SP kepada wartawan, usai meninjau persiapan lokasi, Rabu (19/10).

Yasir mengatakan, 4 desa itu antara lain Desa Hutapadang, Desa Habincaran, Hutagodang dan Desa Alahankae yang merupakan daerah cocok untuk pengembangan tanaman Kopi Mandailing.

“Desa ini dipersiapkan menjadi ikon Kopi Arabika Mandailing dengan memanfaatkan segala lini dalam pengembangannya. Sehingga yang ikut dalam program ini instansi PMD, Perkebunan dengan persiapan kebun kopinya, Pertanian dengan tanaman holtikulturanya, Badan Penyuluh, BAPPEDA, Perindag dengan perdagangannya. Kemudian MPIG dan BPGC” ucapnya.

Dikatakannya, program tersebut multiyears dengan jangka pendek persiapan lokasi desa yang bedekatan sehingga programnya berjalan lancar, kemudian persiapan sektor hilir dan hulu, persiapan petani kreatif.

“Rencananya tahun 2017 akan dilaksanakan, bermuara nanti pada Agroforestri, Agrowisata karena jalan ini nanti akan terhubung ke Sumatra Barat. Jangka panjang nanti petani sudah pandai dalam berbagai kepandaian, atau kekreatifan. Sehingga diharapkan 4 desa menjadi platform atau contoh bagi desa-desa lainnya” ujarnya.

program-kemendes-pemkab-mandailing-natal-tinjau-rencana-4-desa-jadi-kawasan-kopi-mandailingSaid Lubis tokoh masyarakat mengatakan, atas nama masyarakat memberikan apresiasi terhadap TIM ITB, Kemendes dan Pemkab Madina atas ditunjuknya 4 desa di Ulu Pungkut menjadi program kawasan pedesaan dengan mengedepankan Kopi Mandailing.

“Ini merupakan berkah, karena rencananya tahun depan akan dimulai program tersebut. Apalagi yang menjadi pengembangannya perkebunan Kopi Mandailing, dengan tanaman pelindungnya. Sehingga tidak akan merusak pada kawasan hutan itu sendiri, juga nanti Kopi Mandailing bisa berjaya kembali di tanah asalnya” ujarnya.

Sumber: startfmmadina.com

Artikel yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *