Berita Nasional

Presiden Jokowi Hadiri Hari Pers Nasional 2016 di NTB

Presiden Jokowi Hadiri Hari Pers Nasional 2016 di NTBJakarta, CNN Indonesia – Presiden Joko Widodo dan Iriana Joko Widodo direncanakan menghadiri Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2016 yang jatuh pada hari ini, (9/2). Peringatan HPN yang dilaksanakan setiap tahun tersebut akan digelar di Pantai Mandalika, Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Anggota Tim Komunikasi Presiden Ari Dwipayana mengatakan, Presiden Jokowi beserta rombongan akan bertolak menuju Bandar Udara (Bandara) Internasional Lombok melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pagi ini.

Jokowi akan menyampaikan sambutan pada puncak peringatan HPN tersebut, setelah sebelumnya menyaksikan beberapa penandatanganan nota kesepahaman dan pemberian penghargaan.

“Setelah menghadiri puncak peringatan HPN, Presiden dan rombongan akan kembali ke Jakarta dan diperkirakan tiba di Halim jam 12.30 WIB,” ujar Ari dalam keterangan pers, Senin malam (8/2).

Perdebatan HPN

Tanggal 9 Februari ditetapkan sebagai Hari Pers Nasional, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), sejak tahun 1985. Ketetapan itu dikuatkan dengan Surat Keputusan Presiden RI Nomor 5 tahun 1985 yang ditandatangani Presiden ke-2 Soeharto pada 23 Januari 1985.

Dikutip dari laman resmi HPN, keputusan tersebut bermula dari putusan Kongres PWI ke-28 di Padang, Sumatra Barat yang mencetuskan untuk menetapkan satu hari bersejarah untuk memperingati peran dan keberadaan pers secara nasional. Keputusan PWI tersebut lantas diusulkan kepada pemerintah melalui Dewan Pers.

Sidang Dewan Pers ke-21 di Bandung, Jawa Barat, pada 19 Februari 1981 menyetujui usul tersebut, hingga akhirnya disetujui pula oleh Soeharto. Sejak saat itu, Dewan Pers menetapkan HPN diperingati setiap tahun secara bergantian di ibukota provinsi seluruh Indonesia.

Sementara itu, Aliansi Jurnalis Indepenen (AJI) Indonesia telah berkali-kali mendesak pemerintah untuk mengkaji ulang penetapan HPN. AJI Indonesia bahkan menolak tanggal 9 Februari sebagai HPN dengan menyebutnya sebagai hanya perayaan hari ulang tahun PWI. Perayaan Hari Pers biasanya dilakukan AJI Indonesia bertepatan dengan Hari Pers Internasional, yang jatuh setiap tanggal 3 Mei. (rdk)

Sumber: cnnindonesia.com

Artikel yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *