Berita Madina

Polres Mandailing Natal Amankan Masyarakat Sipil Pemilik Senjata Api

Kapolres Mandailing Natal AKBP Bony Johane Sanganadi      Sirait, Sik. saat dikonfirmasi di ruang kerjanya. (28-01) foto antara    Mansur Lubis. Panyabungan, Sumut  28/01 – Personil Kepolisian Resort Mandailing Natal (Polres Madina) bersama BKO Satbrimob Kepolisian Daerah Sumatera Utara berhasil menangkap dua orang masyarakat sipil pemilik Senjata Api Rakitan pada Selasa 27 Januari Pukul 20.15 WIB di Desa Maga Lombang Kec. Lembah Sorik Marapi Kab. Mandailing Natal tepatnya di posko standby pengamanan pengeroyokan Polres Madina.
 
“Kapolres Madina AKBP Bony Johanes Sanganadi Sirait Sik di ruang kerjanya Rabu 28 Januari mengatakan dimana sebelumnya kedua masyarakat sipil pemilik senjata api rakitan Julianto Sitinjak (31) wiraswasta warga jalan Betawi II NO. 1696 RT 026/ 007 Kel. Lebung Gajah Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan dan Benni Fernando Ambarita (22) mahasiswa warga Jln. Karya III No. 1390 RT 026/ 007 Kel. Lembung Gajah Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan.
 
“Sebelumnya kedua orang tersebut melakukan pengisian BBM di SPBU 14.263.559 Rao Kec. Rao Kab. Pasaman Provinsi Sumatera Barat. Usai pengisian BBM sekitar 60 liter di SPBU tersebut kedua pelaku langsung melarikan diri tampa membayar menuju arah Panyabungan dengan mengendarai roda empat Kijang Inova Silver bernopol BG 1680 MM, katanya.
 
“Atas kejadian tersebut salah satu karyawan SPBU Mhd. Bahri melakukan pengejaran dan setibanya di Polsek Muara Sipongi karyawan SPBU langsung meminta pertolongan sehingga polsek Muara Sipongi segera menghubungi Polsek Kotanopan dan langsung menghubungi Personil Polres Madina. Dimana diketahui personil Polres madina dan BKO Satbrimob Poldasu sudah berada di posko Standby Desa Maga Lombang Kec. Lembah Sorik Marapi Kab. Madina bahkan bertepatan hari ke-8 pengamanan pasca konflik pengeroyokan dan perusakan.
 
“Dia menegaskan personil Polres Madina bersama BKO Satbrimob Poldasu telah berhasil menghentikan mobil yang dikendarai kedua orang pelaku dan setelah dilakukan penggeledahan di dalam mobil tersebut ternyata ditemukan 1 (satu) pucuk senjata api rakitan mirip jenis Revolver dan 4 (empat) butir peluru ukuran caliber 3,8 mm beserta 1 (satu) unit laptop. Kedua orang tersebut beserta barang bukti langsung diamankan dan dibawa ke Polres Madina untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
 
“Dia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh personil Polres madina bersama BKO Satbrimob Poldasu selain telah berhasil menangkap beberapa tersangka pelaku pengeroyokan dan telah sukses menangkap pemilik senjata api rakitan. Kesuksesan ini tercapai berkat semangat dan kerjasama yang baik dari seluruh personil, kata AKBP Bony Johanes Sanganadi Sirait Sik.

Artikel yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *