Berita Nasional

Polres Langkat Ringkus Penjual Kulit Harimau

Polres Langkat Ringkus Penjual Kulit HarimauSTABAT – Polres Langkat bekerja sama dengan petugas Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) meringkus tiga pelaku penjual kulit harimau baru-baru ini. Ketiga tersangka tersebut adalah HE, DE, dan DS.

Ketiga warga Desa Ujung Bandar, Kecamatan Bahorok ditangkap di Desa Kutagajah, Kecamatan Kutambaru, setelah petugas menyamar sebagai pembeli. Sementara itu, barang bukti yang disita berupa kulit harimau bersama tulang-tulangnya saat ini diamankan di Mapolres Langkat untuk pengembangan lebih lanjut.

Kapolres Langkat, AKBP Mulya Hakim Solichin, memaparkan pihaknya akan mendalami kasusnya untuk mengungkap keterlibatan pelaku lain. Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Agus Sobarnapraja, menambahkan pihaknya akan mendalami keterlibatan para tersangka langsung memburu dan menjerat satwa dilindungi dalam kawasan hutan.

Sebelumnya, ketiga tersangka mengaku mereka mendapatkan kulit dan tulang harimau dari temannya untuk dijual dengan harga Rp42 juta. Informasi dihimpun, sebelum ketiga pelaku diringkus mereka menyimpan kulit harimau itu di perkebunan sawit di Dusun Sogong, Desa Kutagajah.

Kabid Pengelolaan Wilayah III TNGL, Sapto Aji Prabowo, menyebutkan ditangkapnya ketiga pelaku atas informasi masyarakat yang ditindaklanjuti dalam operasi bersama aparat Polres Langkat.

“Ada kelompok masyarakat yang masuk ke kawasan hutan untuk berburu satwa dilindungi baik dengan cara menjerat maupun menggunakan senjata. Upaya pencegahan kita terus melakukan patroli, tetapi jumlah petugas masih sangat minim hanya 35 orang dibagi dalam lima tim, sementara luas TNGL di Sumut saja mencapai 205.000 hektar,” katanya. (wol/aa/waspada/data2)

Sumber: waspada.co.id

Artikel yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *