Berita Nasional

Penurunan Harga Premium dan Solar Buat Rupiah Kembali Menguat

Penurunan harga Premium dan Solar buat Rupiah kembali menguatNilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak dibuka menguat di perdagangan hari ini, Kamis (31/3).

Berdasarkan data Bloomberg, Rupiah dibuka menguat tipis 0,02 persen atau sekitar 2 poin ke level Rp 13.255 per USD dibanding penutupan perdagangan kemarin di Rp 13.256 per USD.

Analis Samuel Sekuritas, Rangga Cipta mengatakan, momentum penguatan Rupiah kembali karena aset Rupiah mulai menguat. Rupiah menguat tajam hingga Rabu sore bersamaan dengan kurs Asia lainnya.

Sentimen positif, selain datang dari pasar global, juga bersumber dari beberapa kebijakan yang diambil oleh Pemerintah. Di antaranya peluncuran paket kebijakan XI serta pemangkasan harga BBM. Dipangkasnya harga Premium dan Solar sebesar 7 persen bisa menekan ekspektasi inflasi ke depan apalagi jika segera diikuti oleh penurunan ongkos angkutan umum.

“Sehingga, ditambah dengan stabilnya minyak internasional di level rendah dan penguatan Rupiah, ruang penurunan BI rate menjadi lebih tersedia. Rupiah berpeluang menguat pada perdagangan hari ini,” ujarnya dalam riset harian.

Informasi saja, pemerintah memutuskan untuk menurunkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar sebesar Rp 500 per liter. Dengan demikian, harga Premium yang awalnya Rp 6.950 per liter turun menjadi Rp 6.450 per liter dan harga solar yang awalnya Rp 5.650 per liter turun menjadi Rp 5.150 per liter. Penurunan ini akan berlaku mulai 1 April 2016.

“Telah diputuskan harga baru yang akan berlaku mulai 1 april 2016. Bahwa regulasi kita meminta pemerintah untuk tidak melepaskan harga BBM sepenuhnya pada mekanisme pasar. Harus ada stabilitas, smooth, karena itu hari ini kita memutuskan harga premium menjadi Rp 6.450 per liter turun Rp 500, solar menjadi Rp 5.150 per liter,” ujar Menteri ESDM Sudirman Said dalam konferensi pers di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (30/3).

Meski diputuskan harga premium dan solar turun Rp 500 per liter, penurunan tak berlaku untuk harga minyak tanah. “Minyak tanah tetap dan tidak ada perubahan. Kita dengan konsisten menjaga harga akan tetap kita pertahankan agar masyarakat bisa menyusun rencana dengan baik,” kata dia. [idr]

Sumber: bumn.go.id

Artikel yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *