Pemkab Madina Memberikan Peluang Kerja Bagi Jurusan Kebidanan di Malaysia

Diskominfo – Madina.  Silaturrahmi Persatuan Saroha Malaysia ke Mandailing Natal sekaligus memberikan kabar baik bagi lulusan kebidanan yang ada di Kabupaten Mandailing Natal pada Kamis (17/10/2019).

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal bekerja sama dengan Persatuan Saroha Malaysia dalam memberikan peluang kerja di Rumah Sakit yang ada di Malaysia bagi lulusan kebidanan di Kabupaten Mandailing Natal.

Menindaklanjuti kerjasama itu, Bupati Madina menerangkan, pihaknya akan menyiapkan berbagai persiapan termasuk pembekalan dan pelatihan kepada lulusan Akbid termasuk menambah bekal bahasa Inggris, ilmu agama dan adat budaya.

Bupati Madina, Drs Dahlan Hasan Nasution didampingi Kepala Dinas Komunikasi Informatika, Drs Sahnan Pasaribu, menyampaikan “Peluang kerja bagi tenaga medis ini mendapat respon positif dari Malaysia, Dalam silaturahmi antara Persatuan Saroha Malaysia baru-baru ini, Bupati Madina meminta kepada keluarga besar Saroha Malaysia agar bisa mengakomodir para lulusan Akbid yang ada Madina untuk bisa bekerja di sejumlah rumah sakit yang ada di Malaysia”.

“Dalam silaturrahmi tersebut persatuan Malaysia menyambut baik dan menyanggupi usulan yang disampaikan Pemkab Madina. Dalam waktu dekat, Pemkab Madina akan membuat Memorandum of Understanding (MoU) dengan Persatuan Saroha Malaysia,” ujarnya.

“Untuk mempersiapkan tenaga medis kita, Pemkab Madina dengan bekerjasama dengan sejumlah Universitas yang ada di Sumut para lulusan Akbid ini nanti akan dibekali sehingga nanti benar-benar siap pakai sesuai disiplin ilmu yang dimiliki,” sebut Sahnan.

Sahnan menyebutkan, dengan kerjasama ini nantinya diharapkan dapat membuka peluang kerja dan mengurangi pengangguran di Madina.

Selain melakukan kerjasama dibidang kesehatan Pemkab Madina juga akan berupaya mencari peluang kerjasama lainnya dengan negeri jiran tersebut termasuk pengembangan dibidang pertanian dan perkebunan.

“Ke depan, Pemkab Madina akan terus mengejar peluang-peluang kerja untuk lulusan sarjana yang berasal dari Madina, baik dalam negeri maupun manca negara,” terangnya.

 

Tim Redaksi