Anggota DPRD Madina Reses Ke Daerah Pemilihannya


PANYABUNGAN : Sebanyak sembilan anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) melakukan kunjungan kerja daerah pemilihannya ( Dapil) IV,meliputi Kecamatan Panyabungan Utara,Bukit Malintang,Siabu,Naga Juang dan Huta Bargot.

Anggota dewan itu terdiri dari As. Imran Khaitami Daulay,SH ( Partai Golkar ),Fahrizal Efendi, SH ( Hanura ),Binsar Nasution ( PBR ),H.Abdur Rahman Nasution ( PKB ),H.A Riyadi Husnan ,Lc (PKS ) , Iskandar Hasibuan (PDI-P),Irwan Nasution ( Demokrat ), Bahri Ependi Hasibuan ( PKPI ) dan Jakfar Sidik ( PAN ).

“ Kegiatan ini juga dilakukan seluruh anggota DPRD Madina selama masa reses (jeda persidangan) tersebut. Kunjungan kerja tersebut sebagai bentuk tanggung jawab moral anggota dewan kepada konstituennya (pemilihnya),khususnya dalam menjaring aspirasi masyarakat,” ujar Imran Daulay ketika tim reses berada di kantor Camat Panyabungan Utara Selasa ( 23/2).

Imran yang juga ketua DPRD Madina menjelaskan,pihaknya akan menghimpun berbagai kebutuhan mendesak di tengah-tengah masyarakat,baik program pembangunan yang akan dilaksanakan secepat mungkin, program yang perlu menunggu waktu dan program yang harus di bahas sehingga bahan ini nantinya akan kita bawa ber koordinasi dengan pihak eksekutif dalam melakukan penuntasan persoalan yang berkaitan dengan anggaran,” katanya.

Selama kunjungan kerja tersebut terjadi interaksi dua arah yang jonstruktrif. Masa reses yang diwujudkan dengan kunjungan kerja bagi masyarakat sangat berarti. Memang disadari, bahwa kunjungan kerja tersebut tidak menyelesaikan semua masalah, tetapi sebagai sarana penyaluran aspirasi bagi masyarakat.

Bagi anggota dewan momen tersebut merupakan bentuk pertanggung jawaban publik, sekaligus sebagai konsekuensi dari system pemilu yang terbuka, dimana pengenalan individu anggota dewan sangat penting.

Banyak informasi yang dapat digali, banyak kebijakan yang secara mudah dan efektif dapat diketahui masyarakat. Sebab memperoleh informasi tentang kebijakan pemerintah dan pembangunan menjadi hak setiap warga masyarakat.

Kepala Desa Simalangi Kecamatan Hutabargot M.Yusuf Pulungan dihadapan anggota dewan menjelaskan bahwa didaerahnya sangat diperlukan perbaikan jalan yang menghubungkan desa-desa mengingat mengingat Kecamatan Huta Bargot belum mempunyai jalan hotmik.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Idam Kholik Kepala Desa Huta Puli Kecamatan Siabu dimana dia mengatakan bahwa lahan persawahan masyarakat di Desanya sudah mempunyai sertifikat hak milik namun sawah masyarakat tersebut belum mempunyai akses jalan sentra produksi.

Ditambahkan Idam Holik juga bahwa masyarakat Desa Huta Puli sudah membebaskan tanah untuk jalan sentra produksi sepanjang 1,5 Km dan Lebat 6 meter untuk persiapan dimana nantinya pemerintah berkenan membangun jalan sentra produksi tersebut agar tidak ada kendala lagi dengan pembebasan tanahnya.***




Halaman Depan

 
Copyright © 2009 All Rights Reserved ; ADMINISTRATOR : info@madina.go.id
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal