Berita Nasional

Menag Ajak Peserta Temu 1000 Tokoh Doakan Korban Paris

Menag Ajak Peserta Temu 1000 Tokoh Doakan Korban di ParisKendari (Pinmas) – Menteri Agama mengajak para peserta Temu 1000 Tokoh Lintas Agama untuk Sulawesi Tenggara Damai mendoakan korban tindakan kekerasan yang terjadi di Paris pada Jumat (13/11) lalu.

“Saya mengajak semua kita untuk mendoakan korban peristiwa Paris, bom bunuh diri di Libanon, dan korban tindak kekerasan di berbagai negara lainnya,” kata Menag mengawali sambutanya, Kendari, Minggu (15/11).

Serangan penembakan dan ledakan mengguncang Paris, Prancis pada Jumat (13/11) malam. Dilaporkan bahwa sedikitnya tujuh lokasi berbeda di wilayah Paris dilanda serangan teror yang memakan lebih dari 100 korban jiwa.

Seperti dilansir dari berbagai sumber, Sabtu (14/11), serangan teror ini diawali oleh dua suara ledakan di dekat Stade de France, stadion yang tengah menggelar pertandingan sepakbola persahabatan antara Prancis dengan Jerman.

“Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi-Nya. Keluarga yang ditinggalkan sabar. Para pelaku dan pendukung tindak kekerasan yang menistakan martabat kemanusiaan sadar sehingga tidak terjadi lagi tindak kekerasan,” tambah Menag sembari mengajak yang beragama Islam untuk membacakan Al Fatihah.

Menurut Menag, atas alasan, tujuan, dan motif apapun, penggunaan cara-cara kekerasan sama sekali tidak bisa dibenarkan.  Seluruh umat beragama sangat menentang tindakan-tindakan yang merendahkan harkat dan martabat kemanusiaan. Semua agama, kata Menag, bertujuan adalah menjaga kehormatan eksistensi manusia, bukan untuk saling menyerang hingga menimbulkan korban luka dan jiwa.

“Kita berharap masyarakat tidak terprovokasi dan terpancing untuk melakukan aksi balasan apalagi menggunakan agama sebagai alasanan. Hal seperti itu sama sekali ditentang oleh semua ajaran agama,” tandas Menag.

Temu 1000 tokoh lintas agama diselenggarakan oleh Kanwil Kemenag Provinsi Sulawesi Tenggara. Acara ini digelar dalam rangka menjaga kerukunan dan kedamaian di Bumi Anoa.

Hadir dalam pertemuan ini, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Gubernur Sulawesi Tenggara Nur Alam, Ketua DPRD Sultra Abd Rahman Saleh, Kapolda Sultra Agung Sabar Santoso, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sultra M. Ali Irfan, serta para perwakilan dari FKUB Sultra dan FKUB Kabupaten/Kota se se-Sultra, Majelis Agama se Sultra, Lembaga Keagamaan Islam,  Lembaga Keagamaan Hindu, Lembaga Keagamaan Buddha, Lembaga Adat di Sultra, Parpol, jurnalis, dan Badan Ekskutif Mahasiswa.

Menag Lukman mengapresiasi jajaran Pemerintah Provinsi Sultra dengan Kanwil Kemenag Sultra atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, pertemuan para tokoh lintas agama ini penting untuk menjaga silaturahim. Selain iti, menggali pandangan mereka dalam menjalankan peran dan fungsinya memberikan nilai-nilai agama di tengah masyarakat.

“Pemerintah, baik pusat maupun daerah, berharap bisa mendapatkan masukan dari tokoh-tokoh agama terkait upaya kita untuk mengembangkan masyarakat ke depan,” tutur Menag. (mkd/mkd)

Sumber: kemenag.go.id

Artikel yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *