Berita Madina

Masyarakat Mandailing Natal Dihimbau Agar Manfaatkan Lahan

Masyarakat Mandailing Natal Dihimbau Agar Manfaatkan LahanPanyabungan – Bupati Mandailing Natal, Drs. Dahlan Hasan Nasution menghimbau seluruh warganya agar senantiasa melakukan pemanfaatan lahan-lahan kosong untuk ditanami dengan tumbuhan palawija dan tanaman kopi karena hal itu dapat meningkatkan perekonomian masyarakat.
 
“Saya meminta kepada masyarakat Mandailing Natal yang selama ini menggantungkan hidupnya dengan bertani karet agar beralih ketanaman kopi dengan catatan disela-sela tanaman kopi tersebut ditanami tanaman palawija,” kata Bupati Mandailing Natal, Drs.Dahlan Hasan Nasution, Selasa.

Dikatakannya, tanaman sayur-mayur dan tanaman kopi saat ini merupakan salah satu alternatif meningkatkan perekonomian masyarakat ditengah anjloknya harga getah.
 
“Dengan adanya pemanfaatan lahan kosong ini ekonomi warga masyarakat nantinya secara langsung dapat tertingkatkan, untuk itu saya menghimbau untuk pemanfaatan lahan dengan menggalakan tanaman holtikultura dan kopi,” ujarnya.
 
Disampaikannya, bertanam kopi selain menjanjikan juga cepat berbuah untuk itu para warga masyarakat jangan ragu untuk beralih bercocok tanam kopi. Para petani nantinya akan di dampingi oleh penyuluh-penyuluh yang handal.
 
“Untuk mengatasi keraguan warga, saya telah membuat contoh perkebunan kopi dan warungnya dipinggiran Aek Singolot, komplek perkantoran Payaloting,” sebut Bupati.
 
Pembuatan lahan percontohan kopi ini dilakukan untuk memotifasi para petani kopi agar semakin giat untuk bercocok tanam kopi.
 
Untuk mendukung program ini, Pemerintah Daerah bersama dengan DPRD Madina sudah sepakat ditahun 2017 menganggarkan dana untuk pengadaan bibit kopi, coklat secara gratis kepada kepada masyarakat.
 
“Selama ini sama-sama kita ketahui setiap bibit yang diberikan kepada petani harus ada PAD nya namun untuk tahun depan akan kita gratiskan,” ujarnya.

Sumber: antarasumut.com

Artikel yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *