Berita Madina

KPU Madina Layangkan Surat Edaran Pindah Memilih

KPU Madina Layangkan Surat Edaran Pindah MemilihKPU Madina – Panyabungan

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) Divisi Sosialisasi, Data, dan Informasi, Mas Khairani menyebutkan, untuk mengantisipasi adanya pemilih yang pindah memilih, KPU Madina segera melayangkan surat edaran pindah memilih yang disampaikan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Madina pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2015.

“Pemilih dapat melakukan pindah memilih dengan alasan, menjalankan tugas di tempat lain pada hari pemungutan susra, menjalani rawat inap di rumah sakit atau puskesmas dan keluarga yang mendampingi, menjadi tahanan di rumah tahanan atau lembaga pemasyarakatan, tugas belajar, pindah domisili, dan tertimpa bencana alam,” ujarnya di Kantor KPU Madina, Rabu (25/11).

Disampaikannya, prosedur Pemilih yang akan pindah memilih di Tempat Pemungutan Suara (TPS) lain yaitu, Pemilih melapor ke PPS asal untuk mendapatkan formulis Model A5 KWK dengan menunjukkan identitas yang sah atau bukti telah terdaftar sebagai pemilih di TPS asal, serta melaporkan pada PPS tujuan paling lambat tiga hari sebelum pemungutan suara atau pada tanggal 6 Desember 2015.

PPS yang menerima permintaan pindah memilih, wajib melakukan verifikasi untuk memastikan apakah nama Pemilih tersebut sudah terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) atau Daftar Pemilih Tetap Tambahan-I (DPTb-I), dan jika terjadi kesulitan dapat menghubungi KPU Madina melalui oprator Sidalih dengan nomor telpon 08126066548.

Jika dipastikan telah terdaftar, PPS memberikan lembaran Model A5 KWK bagian atas kepada Pemilih. Selanjutnya, PPS asal Pemilih yang pindah memilih memberikan surat keterangan pindah memilih di daam DPT atau DPTb-I, namun tidak diberikan undangan memilih atau formulir Model C6. Kemudian, PPS menerima Pemilih yang membawa Model A5 KWK dan menuangkan nama Pemilih dalam formulir Model A4-KWK.

PPS menghimbau kepada Pemilih yang pindah memilih agar segera melapor kepada PPS tujuan, selanjutnya PPA wajib melakukan rekapitulasi jumlah Model A5 KWK yang dikeluarkan dan menyerahkan Lembaran Potongan Model A5 KWK bagian bawah ke KPU Madina melalui PPK. (along/jw/KPU Madina).

Sumber: kpud-madinakab.go.id

Artikel yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *