KPU Madina Lanjutkan Pendidikan Pemilih di SMKN 3 Panyabungan

KPU Madina Lanjutkan Pendidikan Pemilih di SMKN 3 PanyabunganPanyabungan – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Mandailing Natal (KPU Madina) melaksanakan pendidikan pemilih kepada siswa-siswi Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK N. 3) Panyabungan pada selasa, (18/10). Anggota KPU Madina Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat (SDM dan Parmasy), Akhir Mada menyampaikan bahwa pendidikan pemilih tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kesadaran siswa/i SLTA selaku pemilih pemula dan calon pemilih untuk berpartisipasi dalam pelaksanaan pemilihan umum.

“Hari ini KPU Madina mengisi lima lokal di SMK Negeri 3 Panyabungan, jadi tim KPU Madina tadi dibagi menjadi lima pemateri untuk menyampaikan materi pendidikan pemilih di lima lokal tersebut. Adapun anggota KPU Madina yang menjadi pemateri terdiri dari Agus Salam Nasution, Akhir Mada, Fadillah Syarief, serta dua orang dari Sekretariat yaitu Sekretaris KPU Madina, Mawardi Hasibuan dan Kasubbag Hukum Syamsul Eddi Pulungan. Masing-masing kami masuk kelima lokal yang telah disiapkan oleh pihak SMK N. 3 Panyabungan” terang Akhir.

Ketua KPU Madina, Agus Salam dalam materinya menyampaikan pentingnya siswa siswi selaku kaum terpelajar untuk berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pemilu. “adek-adek selaku kaum terpelajar jangan ikut-ikutan menjadi golput, masa depan bangsa dan negeri ini ada di tangan adek-adek. Pemilu merupakan salah satu momentum untuk menentukan nasib bangsa, karena melalui pemilu kita akan memilih calon-calon pemimpin yang akan menetukan nasib bangsa dan negara ini, bahkan juga dalam pemilihan kepala daerah kita juga memilih bupati atau gubernur yang akan sangat menentukan nasib daerah kita. Untuk itu saya minta kepada adek-adek kalau sudah berhak untuk memilih yaitu berumur 17 (tujuh belas) tahun lebih maka gunakanlah hak pilih anda dalam pemilu. Adek-adek juga harus mampu menjadi motor penggerak masyarakat untuk turut menggunakan hak pilihnya dalam pemilu”, ujar Agus.

Agus menambahkan hendaknya siswa-siwi selaku kaum terpelajar juga harus menjadi pemilih cerdas, bukan pemilih sembarang memilih. “Tidak semua orang seberuntung adek-adek dapat mengenyam bangku pendidikan. Jikalau adek-adek belum terdaftar di DPT maka mulai tahun 2016 ini KPU telah memfasilitasi pendaftaran pemilih secara berkelanjutan. Anda bisa mendaftar ke KPU Madina untuk menjadi pemilih, kapan saja asalkan dalam hari kerja dan jam kerja KPU Madina siap memfasiliitasi masyarakat yang belum ada namanya di DPT untuk didaftarkan ke dalam DPT”.

Pada moment pendidikan pemilih itu, KPU Madina juga membagikan Formulir Tanggapan Masyarakat tentang DPT. Bila namanya belum terdaftar di DPT, atau penulisan nama atau alamatnya salah dalam DPT, atau misalnya pemilih yang sudah terdaftar dalam DPT telah pindah alamat, maka formulir itu bisa diisi oleh yang bersangkutan untuk selanjutnya berdasarakan formulir tersebut KPU Madina akan melakukan perbaikan/pemutakhiran data pemilih.

Sementara itu Anggota KPU Madina Divisi Hukum, Fadillah Syarief, menyampaikan bahwa pendidikan pemilih bagi pra pemilih dan pemilih pemula akan terus dilakukan oleh KPU Madina ke SLTA/sederajat yang ada di Kabupaten Mandailing Natal. “Secara prinsip kita telah mendapat izin dari Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mandailing Natal untuk melakukan pendidikan pemilih ke sekolah-sekolah. Gubernur Sumatera Utara juga pada saat Peluncuran Rumah Pintar Pemilu di KPU Sumut (27/9) secara lisan telah menyatakan akan memerintahkan Kepala-Kepala SLTA sederajat di wilayah Sumut untuk bekerjasama dengan KPU melakukan pendidikan pemilih, karena mulai tahun 2017 SLTA/sedarajat akan berada dibawah naungan Pemerintah Provinsi.” Ujar Syarief.

Pada saat yang bersaman Sekretaris KPU Madina, Mawardi Hasibuan yang juga turut sebagai pemateri yang didampingi Kasubbag Hukum, Samsul Eddy Pulungan menyampaikan bahwa sampai saat ini KPU Madina telah melakukan pendidikan pemilih kepada 6 (enam) SLTA di Kabupaten Mandailing Natal. Sekolah-sekolah yang sudah didatangi yaitu SMA N 1 Siabu, SMA N 1 Panyabungan, SMA N 2 Plus Panyabungan, SMK N 1 Panyabungan, SMK N 2 Panyabungan dan hari ini di SMK N 3 Panyabungan.

“Walaupun anggaran untuk pelaksanaan pendidikan pemilih ini tidak ada di tampung di dalam DIPA KPU Madina, namun kita akan terus melakukan kegiatan ini, karena kegiatan ini sangat positif untuk melakukan pencerdasan politik kepada generasi muda. Kegiatan seperti inikan tidak membutuhkan biaya yang besar, kita tinggal berkoordinasi dengan Kepala Sekolah untuk bisa memfasilitasi dan menerima KPU melakukan kegiatan ini. Apalagi kegiatan pendidikan pemilih ini sangat sejalan dengan mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan. Jadi alhamdulillah walau tanpa dana belum adalah kendala untuk melakukan kegiatan seperti ini”, ujar Mawardi.

kpu-madina-lanjutkan-pendidikan-pemilih-di-smk-n-3-panyabungan-2Usai menyampaikan materi pendidikan pemilih di SMK N. 3 Panyabungan, Ketua KPU Madina Agus Salam menyampaikan bahwa pendidikan pemilih ini merupakan tanggungjawab moral KPU untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pada pemilu-pemilu berikutnya. “KPU Madina akan terus berinovasi membuat kegiatan-kegiatan yang bisa mendongkrak peningkatan partisipasi masyarakat. Idelanya lembaga-lembaga politik terutama teman-teman Parpol juga mempunyai kewajiban untuk melakukan pendidikan politik kepada masyarakat, jadi kita berharap dukungan dan partisipasi semua pihak demi peningkatan kualitas pemilu pada masa-masa yang akan datang khususnya di Mandailing Natal.” Tutup Agus.

Usai acara pendidikan pemilih itu, KPU Madina mengucapkan terimakasih dan memberikan piagam penghargaan kepada Kepala SMK N 3 Panyabungan, Henri Sultoni atas kerjasamanya dalam memfasilitasi pelaksanaan pendidikan pemilih di sekolah tersebut.

Sumber: kpud-madinakab.go.id

Leave a Reply

Your email address will not be published.