Berita Madina

KPU Madina Gandeng 404 Tokoh Agama Untuk Sukseskan Pilkada

Tingkatkan Partisipasi Masyarakat, KPU Madina Gandeng 404 Tokoh Agama KhotibKPU Madina – Panyabungan

Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat pemilih dalam penyelenggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) tahun 2015, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Madina akan menggandeng 404 (emapt ratus empat) tokoh agama, yakni Khotib mesjid dan gereja se-Kabupaten Madina.

Ketua KPU Madina, Agus Salam menyampaikan, peran Khotib turut berperan penting dalam rangka mensukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2015 yang akan digelar serentak secara nasional 9 Desember mendatang, khususnya di Madina.

Disampaikannya, peranan tokoh agama atau Khotib penting, karena di dalam kehidupan bermasyarakat, seorang tokoh agama dipandang sebagai orang yang sangat berpengaruh, cenderung didengar pendapatnya dan selalu berkomunikasi dengan masyarakat.

Menurut Agus Salam, ada empat hal penting yang dapat dilakukan tokoh agama atau Khotib dalam mensukseskan Pilkada, pertama, untuk menciptakan Pilkada yang aman dan damai, tokoh agama dapat bekerjasama dengan aparat desa untuk melakukan deteksi dini terhadap kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Pendeteksian gejala dan potensi gangguan Kamtibmas dapat  dilakukan dengan pendekatan dan musyawarah sehingga sekecil apapun masalah dapat diselesaikan.

“Dalam hal ini, tokoh agama atau Khotib tidak bisa bekerja sendirian, akan tetapi  peranan dan partisipasi aparatur desa/kelurahan menjadi amat strategis karena mereka berada  digarda terdepan dalam masyarakat,” ujarnya saat menyampaikan sosialisasi peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada Madina 2015 bagi para tokoh agama atau Khotib, yang berlangsung di Aula Mitra Tani Sari, Jumat (27/11).

Kedua, untuk meningkatkan partisipasi pemilih, para tokoh agama atau Khotib dapat menyadarkan masyarakat bahwa memilih seorang pemimpin sangat penting, karena kepemimpinan, dalam pandangan agama pun sangat dianjurkan. Ketiga, untuk mencegah pelanggaran-pelanggaran yang mungkin terjadi dalam Pilkada, para tokoh agama atau Khotib diharapkan dapat menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan pelanggaran-pelanggaran, seperti berbuat curang, karena sebuah kekuasaan itu hendaknya dicapai dengan cara-cara yang halal dan jujur, tidak menyogok rakyat atau melakukan politik uang.

Keempat, untuk menghasilkan pemimpin yang berkualitas, tokoh agama atau Khotib diharapkan dapat menyadarkan masyarakat untuk tidak sembarangan atau asal-asalan dalam memilih pemimpin. Karena seorang pemimpin itu harus kuat, amanah, jujur dan adil.

“Setidaknya, empat hal ini dapat berperan untuk mensukseskan Pilkada 2015 khususnya di Kabupaten Mandailing Natal, yaitu Pilkada berlangsung dengan aman, partisipasi pemilih yang tinggi, minim pelanggaran, hingga pemimpin yang dihasilkan adalah pemimpin yang adil dan jujur,” papar Agus Salam.

Acara sosialisasi itu dihadiri tokoh agama atau Khotib sebanyak 79 (tujuh puluh sembilan) orang Khotib masing-masing desa/kelurahan dari empat Kecamatan, yakni Kecamatan Panyabungan, Kecamatan Panyabungan Barat, Kecamatan Panyabungan Timur, dan Kecamatan Hutabargot. Hadir juga Ketua dan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) masing-masing dari empat kecamatan tersebut.

“Sosialisasi ini bukan untuk keempat Kecamatan ini saja, kawan-kawan Anggota KPU Madina yang lain juga akan melakukan Sosialisasi yang sama bagi tokoh agama, baik Khotib mesjid maupun Khotib gereja di seluruh desa/kelurahan se-Madina,” Pungkas Agus Salam. (along/jw/KPU Madina).

Tingkatkan Partisipasi Masyarakat, KPU Madina Gandeng 404 Tokoh Agama KhatibSumber: kpud.madinakab.go.id

Artikel yang Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *