Berita Nasional

Kementerian PU Djoko Kirmanto: Fokus Membangun Infrastruktur Luar Jawa

Kementerian PU Fokus Bangun Infrastruktur Luar JawaJAKARTA – Upaya mendorong pusat-pusat pertumbuhan di luar Jawa masih harus dipercepat melalui dukungan infrastruktur pekerjaan umum dan permukiman yang lebih baik.

Demikian disampaikan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dalam Konsultasi Regional 2014 yang mengusung tema ‘Memantapkan Pembangunan Infrastruktur Pekerjaan Umum dalam Mendukung Peningkatan Daya Saing Perekonomian dan Kesejahteraan’, di Jakarta, Senin (24/2/2014).

Ia menilai, pembangunan tidak dapat lagi dipaksakan hanya mengandalkan koridor Jawa, mengingat kondisi ekologis Jawa yang relatif kritis. Di sisi lain, pembangunan di luar Jawa menjadi penting melihat data BPS menyebutkan pada 2019 diperkirakan penduduk Indonesia akan mencapai 270 juta jiwa. Lebih dari 56 persen akan tinggal di daerah perkotaan, dan masih lebih dari separuh penduduk Indonesia akan tinggal di Jawa.

“Tantangan besar pada lima tahun yang akan datang adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang cukup tinggi dan berkualitas secara berkelanjutan,” papar Djoko.

Lebih lanjut ia mengatakan, perencanaan pembangunan infrastruktur PU dan permukiman lima tahun ke depan perlu memperhatikan hasil evaluasi capaian pembangunan sebelumnya. Selain itu perlu juga diperhatikan kondisi saat ini serta sasaran.

“Pada kesempatan ini, saya ingatkan kembali bahwa dalam menyusun perencanaan program selain harus realistis sesuai dengan kemampuan, juga tidak kalah penting harus disertai dengan komitmen untuk bekerja keras dalam mencapai target termasuk menyelesaikan pekerjaan yang tertunda,” katanya.

Dalam Konsultasi Regional 2013 lalu, Djoko mengatakan, Kementerian PU menjanjikan tidak akan ada lagi jalan berlubang di seluruh Indonesia pada akhir 2013. Untuk mewujudkan janji tersebut, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga siap mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 triliun untuk pemeliharaan rutin infrastruktur jalan raya di tanah air.

Dalam kesempatan itu, Djoko mengakui kinerja kementeriannya tahun 2012 tidak terlalu menggembirakan. Ditjen Bina Marga terutama, dinilai masih mempunyai pekerjaan rumah yang harus diselesaikan hingga akhir tahun 2013. Diantara pekerjaan rumah tersebut adalah pembangunan jalan lintas pantai barat Sumatera, jalan lintas pulau Jawa, serta infrastruktur jalan di daerah perbatasan, terpencil, dan pulau-pulau terluar. (SUmber: Kompas.com / Indonesia.go.id)

Artikel yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *