Kegiatan Belajar di Luar Kelas dalam memperingati Hari Anak Universal atau Universal Chlidren’s Day

Diskominfo – Madina. Pembelajaran di luar kelas merupakan suatu hal yang sangat mengasikan, baik bagi siswa bahkan bagi guru itu  sendiri. Hal ini dikarenakan selain dapat memberikan pembelajaran yang lebih bermakna, lebih dari itu pembelajaran di luar kelas juga akan membuat pikiran dan semangat belajar menjadi meningkat.

Tujuan Pembelajaran di Luar Kelas

  1. Siswa mampu mengembangkan kreativitas dan inisiatif mereka secara personal.
  2. Siswa mampu mewujudkan semua potensi yang dimilikinya sehingga semangat jiwa dan raganya menjadi optimal.
  3. Siswa dapat merasakan langsung perihal materi yang sedang diajarkan.
  4. Siswa dapat mengembangkan keterampilan yang dimilikinya.
  5. Meningkatkan ketertarikan siswa pada berbagai kegiatan bermanfaat yang ada di luar kelas.
  6. Meningkatkan hubungan yang baik antara siswa dan guru melalui berbagai pengalaman berharga di alam bebas.
  7. Memberikan siswa pengalaman belajar langsung di dunia nyata.
  8. Memanfaatkan segala yang ada di alam sebagai media untuk belajar.
  9. Menanamkan pemahaman pada siswa bahwa dunia luar merupakan suatu sarana belajar yang sangat menyenangkan.

Manfaat Pembelajaran di Luar Kelas

  1. Baik guru maupun siswa pikirannya akan menjadi lebih fresh.
  2. Sistem pembelajaran akan berjalan lebih menyenangkan dari pada hanya monoton di dalam kelas.
  3. Sistem pembelajaran menjadi lebih nyata karena berbagai objek. pembelajarannya dapat dilihat bahkan dirasakan langsung.
  4.  Sistem pembelajaran menajdi lebih kreativ dan inovatif.
  5.  Siswa dapat mengenali dan memahami dunia nyata dengan lebih luas.

Kelemahan Pembelajaran di Luar Kelas

  1.  Konsentrasi peserta didik mudah terpecah hal ini dikarenakan banyaknya objek di luar yang sangat menarik perhatian mereka.
  2. Lebih sulit dalam mengelola siswa. Hal ini tentu saja dikarenakan berbagai hal yang ada di luar membuat siswa lebih mudah untuk mengeksplore segala hal yang ada di alam. Akibatnya fokus mereka terhadap guru menjadi sangat berkurang karenanya.
  3. Waktu menjadi tersita lebih lama. Hal ini dikarenakan pembelajaran di luar kelas waktunya tidak terstruktur seperti pembelajaran di dalam kelas. Lebih dari itu siswa pun sering lupa waktu saking asiknya melakukan aktivitas di luar kelas.
  4. Minat siswa mudah menjadi semua karena hadirnya berbagai objek yang menarik perhatian mereka di lingkungan sekitar.
  5. Guru harus membimbing siswa lebih ekstra terutama saat siswa lebih tertarik ke objek lain dari pada terhadap materi yang sedang diberikan.
  6. Pembelajaran akan sangat mudah terpecah saat dilingkungan belajar terdapat siswa atau kelompok lain.

Kegiatan sehari belajar di luar kelas tersebut dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Anak Universal atau Universal Chlidren’s Day yang diperingati tiap 20 November. Kampanye gerakan sehari belajar diluar kelas ini juga dilaksanakan di sekolah yang ada di Mandailing Natal yakni Man 1 Panyabungan, SMP Negeri 1 Panyabungan dalam hal ini didukung dan difasilitasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Mandailing Natal, SMP Negeri 6 Panyabungan, SMP Negeri 5 Sinunukan, SMP Negeri 1 Ranto Baek, SDN 086 Dalan Lidang, SDN 088 Panyabungan,  TK Model Panyabungan, SMP Negeri 2 Siabu, SDN 161 Bangun Purba dan SDN 069 Mompang.

Bupati Mandailing Natal dalam hal ini melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Mandailing Natal, Gozali Pulungan, SH. MM pada peringatan hari anak internasional di SD Negeri 088 Panyabungan. “Pelaksanaan sehari belajar diluar kelas selain merupakan bentuk kegiatan memperingati hari anak internasional, juga merupakan bentuk kegiatan yang mendukung Sekolah Ramah Anak (SRA), “Tujuannya bisa membuat siswa melepaskan ketegangan, membangun suasana yang akrab. Guru tak hanya memberikan materi tetapi bisa berinterkasi dengan siswanya serta membentuk kesadaran lebih besar akan lingkungan,” “Saya berharap kedepan kegiatan ini tidak hanya dilakukan sekali setahun, tapi bisa sebulan sekali, bahkan satu minggu sekali dengan diisi beragam inovasi kegiatan,” harap Bupati Mandailing Natal.

Tim Redaksi