Berita Madina

Jalan Menuju Objek Wisata di Madina Rusak

Jalan Menuju Objek Wisata di Madina RusakPanyabungan – Kondisi jalan menuju objek wisata Lubuk Larangan Laru Tambangan, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), butuh perhatian dari pemerintah. Pasalnya, selain jalur dari simpang Laru menuju Desa Tambangan tersebut sempit kondisinya juga rusak parah, sehingga membuat para peserta dan pengunjung terjebak kemacetan.

“Jalan menuju objek wisata Lubuk Larangan ini sudah sempit, jelek lagi. Ini harus dapat perhatian yang serius dari pihak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Madina ke depannya,” kata salah seorang pengunjung, Ahmad Batubara, Rabu (13/7).

Dijelaskan, selama perjalanan menuju objek wisata Lubuk Larangan ini terhambat karena mendapat kendala diantaranya, roda kendaraan selip ditambah macet, sehingga memperlambat waktu menuju ke lokasi.

“Ada beberapa titik yang membuat kendaraan terjebak macet serta selip. Padahal tempat Lubuk Larangan yg di bawah jembatan menuju Desa Tambangan ini memiliki potensi untuk menghasilkan PAD bila dikelola. Anehnya, jalur menuju objek wisata ini minim perhatian Pemkab Madina dalam beberapa tahun ini,” ujarnya.

Hal senada juga dikatakan M Fauzi , warga desa Tambangan Jae di sela-sela acara pembukaan lubuk larangan. Dia menyayangkan walau pengunjung dan peserta ramai, namun medan jalan menuju desa mereka semakin rusak saja.

“Seharusnya objek wisata yang memiliki potensi lebih diperhatikan Pemkab Madina. Jalan menuju tempat ini rusak dan sempit tanpa ada pengaman jalan padahal di bawah ada jurang. Ketika kendaraan datang dua arah berlawanan, salah satu kendaraan mesti mencari lahan yang cukup untuk bisa melintas. Di sini setiap minggupun banyak yang datang mandi – mandi bukan saat Lebaran ini saja” pungkasnya. (zamharir rangkuti)

Sumber: medanbisnisdaily.com

Artikel yang Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *