Berita Nasional

Erupsi Sinabung Berpeluang Ganggu Penerbangan Bandara Kuala Namu

Erupsi Sinabung Berpeluang Ganggu Penerbangan Bandara Kuala NamuMEDAN – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandara Kuala Namu terus memantau perkembangan terkini erupsi gunung Sibanung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Sejauh ini belum bisa memastikan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Sinabung tidak akan mengganggu penerbangan. Apabila letusan terus dan arah angin lebih dominan ke arah timur laut maka penerbangan di Bandara Kuala Namu dipastikan akan terganggu.

“Laporan terakhir yang diperoleh arah angin masih variable, timur laut dan ke tenggara tetapi lebih dominan ke tenggara, sehingga abu masih ke arah Kabupaten Simalungun. Adapun sampai ke Deli Serdang itu hanya bagian selatan saja,” jelas petugas prakirawan (forecaster) BMKG Bandara Kuala Namu, Noval, Minggu (29/5).

Dikatakannya, letusan Gunung Sinabung saat ini masih terus berlanjut dengan ketinggian semburan abu vulkanik dari permukaan hingga ke tingggiannya mencapai 16.000 kaki, kecepatan agin pada kisaran 6-10 knot. Melihat kondisi itu, kata Noval, tidak bisa dipastikan disebabkan arah angin bisa saja sewaktu-waktu berubah.

“Sejauh ini petugas terkait diharap harus berjaga-jaga karena peluang itu tetap ada dan vulkanik terbang ke arah Bandara Kuala Namu dibawa angin. Kita tidak bisa pastikan abu vulkanik tak mengganggu penerbangan di Kuala Namu. Akan tetapi dikatakan tetap berpeluang,” ujarnya.

Untuk kondisi cuaca, lanjut Noval, sejauh ini di Bandara Kuala Namu masih cenderung berawan, sedangkan hujan hanya di sekitaran pegunungan, serta di daerah Kota Medan. Untuk jarak pandang (Visibility), sambung Noval, masih diambang batas normal pada kisaran 6-10 kilometer. (wol/rdn/data3)

Sumber: waspada.co.id

Artikel yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *