Berita Madina

DPC PDI-Perjuangan Madina Gelar Rakercabsus Pemenangan Dahlan

DPC PDI-Perjuangan Madina Gelar Rakercabsus Pemenangan DahlanPanyabungan 17/9 – Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal menggelar rapat kerja cabang khusus pemenangan calon Bupati dan Wakil Bupati Dahlan-Sukhairi yang dihadiri Asrul Harahap Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sumut, seluruh pimpinan dan pengurus Partai pendukung se Mandailing Natal.

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal akan selalu siap mendukung Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina dari nomor urut 2 Dahlan Hasan Nst – Muhammad Jakfar Sukhairi periode 2016-2021 yang maju sebagai calon kata Ketua DPC PDI Perjuangan Madina Iskandar Hsb di Aula Hotel Rindang Panyabungan, Kamis.

“Kita juga mengambil sikap memberikan sanksi tindakan tegas dikeluarkan dari Partai jika ditemukan pengurus DPC PDI Perjuangan begitu juga dari pengurus anak cabang yang tidak mendukung pasangan calon yang diusung dari PDI Perjuangan, sesuai dengan intruksi dari Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati,” katanya.

Untuk Wilayah Kota Panyabungan pasangan calon Bupati Dahlan Sukhairi ditargetkan harus unggul dalam Pilkada serentak 9 Desember nantinya kata Iskandar yang juga merupakan Putera Daerah asli Panyabungan II itu.

“Saya juga bersedia mengundurkan diri dari Ketua Partai, hal itu sesuai dengan issu yang beredar di internal Partai yang menyatakan ketidak mampuan saya membina DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal dengan baik, kalau memang benar saya bersedia mundur,” kata Iskandar.

Menurutnya sesuai dengan kenyataan saat ini DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal sudah banyak mengalami perubahan dan kemajuan dari sebelumnya.

Dahlan Hasan menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus PDI Perjuangan baik DPP, DPW khususnya DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mandailing Natal yang telah mendukung kami dalam Pilkada serentak 9 Desember nantinya sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Madina periode 2016-2021.

“Terkait beredarnya fitnah begitu juga issu baik lewat media cetak maupun media sosial akhir-akhir ini yang menyatakan saya telah melakukan korupsi anggaran Daerah, semuanya itu tidak benar, saat ini juga saya bersedia diperiksa aparat penegak hukum bila perlu akan memberikan sumpah,” katanya.

Memang belum sepenuhnya dapat memberikan pembangunan Mandailing Natal apalagi saya baru menjabat sekitar 8 Bulan sebagai Bupati depenitif, insya Allah kami akan melanjutkan tugas-tugas yang masih tertinggal menuju Madina yang Madani kata Dahlan mantan kepala Biro Perlengkapan Provsu era Gubernur Rajainal dan Tengku Rijal Nurdin tersebut.

Artikel yang Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *