Berita Nasional

Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Formal, Pemerintah Tingkatkan Ekspor

Dorong Penyerapan Tenaga Kerja Sektor Formal, Pemerintah Tingkatkan EksporJakarta – Indonesia saat ini telah memiliki beberapa komoditas unggulan ekspor ke beberapa negara dunia. Pemerintah RI pun terus berupaya meningkatkan ekspor tersebut. Dengan adanya peningkatan ekspor, maka tenaga kerja pun akan banyak yang terserap, khususnya di sektor formal.

“Kalau ekspor kita sudah bagus maka ada tambahan tenaga kerja 2,5 juta per tahun. Tidak perlu yang besar yang penting sektor formal. Kalau kita tidak bisa mengembangkannya, saudara kita harus masuk ke sektor informal,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution di Jakarta.

Menko Darmin menyatakan, Indonesia harus terus menggenjot pertumbuhan ekspor. Meskipun harga komoditas terus menurun, namun peningkatan ekspor perlu digenjot untuk dapat menjamin kelanjutan dunia usaha di Indonesia.

Ia pun menjelaskan, seiring pertumbuhan ekonomi nasional, maka kebutuhan akan barang impor pun akan naik. Untuk itu, ekspor juga berfungsi sebagai penyeimbang kebutuhan impor tersebut, agar ketergantungan terhadap produk impor dapat ditekan.

“Kenapa harus ekspor? Saat ekonomi kita sudah tinggi pertumbuhannya, maka impor akan naik. Kalau impor naik maka kebutuhan pembiayaan kan akan naik. Jadi harus diimbangi oleh ekspor,” jelasnya.

Selain ekspor komoditas, Darmin juga berharap agar ekspor dalam negeri juga dapat mengandalkan industri bahan baku. Sebab, selama ini Indonesia masih mengandalkan sektor komoditas sebagai bahan ekspor utama.

“Kita saat ini sangat sedikit menghasilkan bahan ekspor bahan baku dan bahan modal. Ini harus ditingkatkan,” paparnya.

Sumber: kemnaker.go.id

Artikel yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *