Berita Madina

Dahlan Hasan: Waktu Bukan Alasan Meninjau Pedesaan

Dahlan Hasan: Waktu Bukan Alasan Meninjau PedesaanPanyabungan 29/9 – Menjelang pagi hari Bupati Madina Drs H Dahlan Hasan didampingi Mudir Mustofawiyah Ponpes Purba Baru H Mustofa Bakhri Nst, Pengcab IOF Madina beserta beberapa jajaran Pemkab Madina melakukan peninjauan beberapa Daerah terisolir di Kabupaten Mandailing Natal, Rabu.

“Peninjauan desa terisolir kali ini tepatnya di beberapa Desa Kecamatan Ranto Baek antara lain Desa Padang Silojongan, Gonting, Lubuk Kancah dan Desa Dua Sepakat bertujuan secara langsung melihat kondisi sebenarnya sesuai fakta di lapangan bukan hanya laporan di atas kertas,” kata Dahlan.

“Sekitar Pukul 11.00 Wib Selasa malam kita mulai melakukan peninjauan dengan menggunakan kenderaan yang memiliki gardan dua agar tidak ada kendala selama dalam perjalanan sebab medan yang akan ditempuh tidaklah mudah,” katanya.

Miswar Nst, Kepala Desa Gonting, didampingi beberapa masyarakat merasa terharu disaat kedatangan Bupati yang sama sekali tidak ada pemberitahuan.

“Kami merasa puas dan senang sebab ini merupakan suatu kesempatan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat secara langsung baik berupa infrastruktur jalan dan jembatan begitu juga dengan sarana dan prasarana yang lain,” katanya.

Saat peninjauan, Bupati Madina bersama rombongan sangat antusias meninjau desa terisolir di Mandailing Natal dan empat desa yang dilalui yang hanya lebih kurang 14 km namun membutuhkan waktu empat jam.

“Saya mengambil kesimpulan tidak ada alasan waktu baik pagi, siang atau malam, selaku Kepala Daerah saya akan langsung terjun ke lapangan sehingga dapat melihat keadaan desa yang ada dan belum tentu semua aspirasi masyarakat dapat saya ketahui untuk itu lah dilakukan kunjungan lewat jelajah alam desa terisolir,” kata Dahlan.

Proiritas utama tidak lain adalah meninjau infrastruktur jalan yang memang belum sepenuhnya dapat terpenuhi langsung namun akan diupayakan secepatnya sehingga semuanya menjadi lebih baik yang nantinya akan dapat mensejahterakan serta meningkatkan kehidupan masyarakat.

Adapun beberapa upaya yang perlu mendapatkan perhatian antara lain peningkatan mutu jalan, pembangunan jembatan kayu menjadi permanen. Sekitar lima unit jembatan yang tidak terlalu panjang butuh pembangunan sedangkan enam unit jembatan lainnya sudah permanen.

Masih banyak lagi desa terisolir yang membutuhkan pembangunan dan untuk beberapa desa yang telah dilalui Insya Allah dalam kurun waktu dekat akan kita usulkan sehingga secepatnya dapat dikerjakan dan sudah disampaikan kepada Kepala Desa yang ada agar membuat permohonan pembangunan dan kegiatan seperti ini akan terus dilakukan.
 
“Sebagai Kepala Daerah saya merasa sedih melihat kondisi di lapangan dengan kesimpulan dari sekian desa yang ada di Kabupaten Mandailing Natal masih banyak yang belum dapat merasakan artinya pembangunan,” kata Dahlan.

Artikel yang Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *