BUPATI MANDAILING NATAL AJAK SELURUH PEJABAT ASN UNTUK SATU PERSEPSI DALAM PROSES PERCEPATAN PEMBANGUNAN KABUPATEN MANDAILING NATAL

Bupati Mandailing Natal,  Drs.  H. Dahlan Hasan Nasution, didampingi Sekretaris Mandailing Natal, Drs. Syahnan Batubara, MM, tokoh pemerhati Madina,  Irwan Daulay,  Irwansyah Nasution dan Ketua Kadin, Sobir Lubis, dan unsur pimpinan OPD Pemkab Mandailing Natal dalam pemaparan program percepatan pembangunan Kabupaten Mandailing Natal kepada seluruh pejabat ASN di Gedung Serbaguna Panyabungan, Senin malam. (08/07/2019)

Diskominfo – Madina. Bertempat di Gedung Serbaguna, Panyabungan, Bupati Mandailing Natal, Drs.  H. Dahlan Hasan Nasution didampingi Sekretaris Mandailing Natal, Drs. Syahnan Batubara, MM, tokoh pemerhati Madina,  Irwan Daulay,  Irwansyah Nasution dan Ketua Kadin, Sobir Lubis, dan unsur pimpinan OPD Pemkab Mandailing Natal dalam pemaparan program percepatan pembangunan kepada seluruh pejabat ASN di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal, Senin malam (08/07/2019).

Pemaparan ini dilaksanakan dalam rangka mengimplementasikan visi dan misi Bupati Mandailing Natal agar seluruh ASN mengetahui, mengerti dan memahami tentang program pembangunan skala priorotas, kendala pembangunan yang dihadapi, isu strategis pembangunan serta langkah-langkah alternatif yang akan ditempuh dalam rangka melakukan percepatan pembangunan disetiap lini di kabupaten Mandailing Natal.

Penyampaian pemaparan skala prioritas pembangunan ini juga bertujuan agar seluruh pejabat dan ASN di lingkungan Pemkab Mandailing Natal diharapkan dapat menyamakan persepsi dan visi serta mendukung secara maksimal dan berperan baik melalui tugas pokok dan fungsi dalam penyelesaian percepatan pembangunan di setiap bidang yang diemban para Pejabat ASN tersebut.

 

Bupati Mandailing Natal,  Drs.  H. Dahlan Hasan Nasution, saat memberikan pemaparan program percepatan pembangunan Kabupaten Mandailing Natal kepada seluruh pejabat ASN di Gedung Serbaguna Panyabungan, Senin malam. (08/07/2019)

Dalam pemaparannya dihadapan para pejabat ASN, Bupati Mandailing Natal menyatakan bahwa sejak berdiri 20 tahun yang lalu hingga saat ini Kabupaten Mandailing Natal masih menghadapi berbagai kendala dan permasalahan baik di bidang ekonomi,  pendidikan, maupun tata kelola pemerintahan. Hal ini dapat dirasakan dengan tingkat angka pengangguran yang masih tinggi, rendahnya peluang kesempatan kerja, banyaknya lahan tidur, hasil produksi sayuran masih banyak didatangkan dari luar daerah Mandailing Natal, potensi alam dan wisata yang belum dikelola secara optimal dan rendahnya kemitraan pemerintah daerah dengan dunia usaha dalam pengelolaan sumber daya alam.

Untuk mempercepat pembangunan di kabupaten tersebut pemerintah daerah menetapkan lima faktor utama yang harus digenjot dalam percepatan pembangunan yaitu, (1) konektivitas bidang infrastruktur, (2) bidang kesehatan, (3) bidang sumber daya manusia, (4) bidang ekonomi dan (5) bidang wisata. Untuk mempercepat pembangunan aspek pertama yaitu konektivitas bidang infrastruktur, akan melakukan perbaikan ruas jalan di Saba Pasir – Muara Soro, Torsiojo, pembukaan badan jalan ke desa- desa, peningkatan akses dari ibu kota kabupaten kedesa-desa, peningkatan jalan kabupaten ke kabupaten terdekat, peningkatan jalan ke pelabuhan Palimbungan dalam rangka mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan  pembangunan Bandara Bukit Malintang.

Untuk percepatan pembangunan bidang kesehatan adalah pembangunan RSUD Panyabungan. Rumah sakit ini direncanakan nantinya menjadi rumah sakit rujukan bagi kabupaten maupun kota terdekat dari Kabupaten Mandailing Natal. Untuk percepatan pembangunan bidang sumber daya manusia adalah melakukan peningkatan status STAIN menjadi IAIN dan seterusnya menjadi UIN, pembangunan SMK perkebunan Kopi dan peningkatan bahasa bagi lulusan tenaga kesehatan.

Untuk percepatan pembangunan bidang ekonomi adalah mengusulkan pelepasan lahan kebun-kebun masyarakat dari kawasan hutan lindung seluas  102.000 hektar, pembangunan KEK Madina di Kecamatan Batahan, pembangunan perhutanan sosial di Kecamayan Panyabungan Timur sebagai pilot project,  pembangunan pasar baru Panyabungan dan pengembangan budidaya ikan tawar. Untuk percepatan pembangunan bidang wisata adalah dengan melakukan pembangunan destinasi wisata dibeberapa daerah yang tersebar dikecamatan serta menanam pohon hias yang berasal dari Brazil dibeberapa kecamatan yang ada di Madina.

 

 

Tim Redaksi