Menuju Indonesia Bebas Malaria
Masalah dan tantangan besar bagi Indonesia khususnya Kabupaten Mandailing Natal antara lain pembangunan tidak akan mencapai hasil optimal jika Kabupaten Mandailing Natal belum bebas dari malaria.
Sudah siapkah pemerintah dan masyarakat Indonesia membebaskan diri dari malaria?
Menuju Indonesia bebas malaria memerlukan rencana strategis dan biaya yang mencukupi.
Rencana strategis pembebasan (eliminasi) malaria di Indonesia, dilakukan secara bertahap yaitu :
- Eliminasi DKI, Bali, Barelang Binkar pada tahun 2010;
- Eliminasi Jawa, NAD, Kepri pada tahun 2015;
- Eliminasi Sumatera, NTB, Kalimantan, Sulawesi pada tahun 2020; dan
- Eliminasi Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, NTT pada tahun 2030.
Sementara Rencana strategis pembebasan (eliminasi) malaria di Kab. Madina, dilakukan secara bertahap yaitu :
- Eliminasi Kecamatan Panyabungan Barat;
- Eliminasi Kecamatan Panyabungan;
- Eliminasi Kecamatan Siabu;
- Eliminasi Kecamatan Huta Bargot, dan
- Eliminasi Beberapa Kecamatan di Pantai Barat
Berapa perkiraan kebutuhan dana yang diperlukan untuk membebaskan Indonesia dari Malaria ?
Berdasarkan data kasus tahun 2008 kebutuhan dana untuk mengeliminasi malaria sesuai dengan rencana strategis yang telah ditetapkan diperkirakan perlu dana sebesar Rp. 1,6 triyun untuk tahun pertama dan akan menurun pada tahun berikutnya.
Apabila kebutuhan dana tersebut dirinci berdasarkan kebutuhan per kabupaten endemis maka rata-rata kebutuhan dana per tahun sebesar Rp.3,8 milyar (termasuk Kab. Madina).
Dana yang diperlukan tersebut tidak mungkin kalau hanya berasal dari Pemerintah saja. Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat termasuk pihak swasta dan LSM memiliki potensi yang besar untuk berkontribusi.
Kini terpulang pada kita semua, apakah kita sudah sepakat untuk membebaskan Indonesia (khususnya Kabupaten Madina) dari malaria ?
Ayo Berantas Malaria !!!
Pesan ini disampaikan oleh :
KANTOR PUSAT PENANGGULANGAN MALARIA
KABUPATEN MANDAILING NATAL
|